Yogyakarta – Salah satu agenda tahunan Global Islamic School 3 Yogyakarta (GIS 3 Jogja), yaitu Rapat Kerja Tengah Tahun (RKTT), untuk tahun ajaran 2025/2026 telah sukses diselenggarakan. RKTT berlangsung selama dua hari, mulai dari Kamis–Jumat, 18–19 Desember 2025 dengan mengusung tema “Team up, Level up, Look ahead”.
Rangkaian kegiatan RKTT diawali dengan pra-RKTT yang diselenggarakan selama tiga hari sejak hari Senin–Rabu, 15–17 Desember 2025. Kegiatan ini menjadi ruang bersama untuk bersiap menyatukan gagasan dan langkah ke depannya.
Selama RKTT, dibahas beberapa hal, meliputi ketercapaian program kerja (proker) selama semester 1, kendala yang dihadapi, persiapan proker semester 2, identifikasi Strengths, Weakness, Opportunities, dan Threats (SWOT) tim, dan penyesuaian kegiatan dengan unit lain.

Dress Code: Warna-Warni Ekspresi Diri Peserta RKTT
Menghindari suasana rapat yang jenuh dan membosankan, diberlakukan aturan penggunaan dress code bagi para peserta RKTT. Dress code yang dikenakan membuat suasana yang lebih segar dan dinamis pun tercipta.
Pada hari pertama, pakaian tradisional dari berbagai suku di Indonesia, mulai dari Jawa sampai Papua, meramaikan Aula Junior High GIS 3 Jogja. Penggunaan pakaian adat ini menjadi simbol dari integrasi keberagaman budaya Indonesia.
Hari kedua, para peserta RKTT berpenampilan atletis dengan pakaian atletnya. Totalitas, mereka tidak hanya memakai pakaian atlet, tetapi juga membawa properti olahraga terkait, seperti raket, cue stick, dan papan catur.
Lebih dari sekadar pakaian, dress code juga merupakan representasi dari cara sekolah memaknai kebersamaan dan memperkuat kedisiplinan. Penerapan dress code juga memberi peluang bagi peserta untuk mengekspresikan diri mereka masing-masing.

Hari Pertama: RKTT sebagai Sarana Mencapai Tujuan Bersama
Pada RKTT hari pertama, setiap unit dan bagian secara bergantian memaparkan finalisasi proker yang telah dirancang, diawali oleh unit Playgroup-Kindergarten (PG-K) sampai nantinya ditutup oleh bagian Keuangan.
Momen ini menjadi ruang bagi setiap orang untuk mendengarkan satu sama lain demi tercapainya tujuan bersama. Pada kesempatan ini pula, setiap orang memperoleh keleluasaan yang sama untuk bicara.
RKTT diselenggarakan sebagai upaya untuk meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan di GIS 3 Jogja. Ketika semua orang berkumpul, menyampaikan gagasan, dan menyelaraskan tujuan, saat itu lah akan terbentuk masa depan sekolah yang lebih matang dan terarah.

Hari Kedua: Menjalin Kebersamaan di Akhir Agenda RKTT
Pakaian atlet yang dipakai pada hari kedua RKTT menimbulkan kesan yang lebih santai. Di sisi lain, kostum itu bukan saja simbol santai, tetapi juga menandakan kesiapan fisik dan mental, kekuatan kerja tim, dan kedisiplinan dalam pelaksanaan RKTT.
Dibanding hari pertama, pelaksanaan RKTT pada hari kedua juga lebih longgar, memberi ruang bernapas bagi para peserta setelah empat hari yang terasa panjang. Pada hari ini, kalender akademik ditetapkan sebagai pijakan bersama pembelajaran ke depan.
Sebagai akhir dari seluruh proses RKTT, dilaksanakan outbond di New River Moon, Klaten, Jawa Tengah. Outbond ini menjadi momen yang mempererat kedekatan antarkaryawan GIS 3 Jogja. Tawa lepas memenuhi lokasi outbond hari itu, memancarkan keceriaan para peserta RKTT.

Pelaksanaan RKTT menjadi bentuk keseriusan GIS 3 Jogja dalam menciptakan lingkungan belajar yang optimal dan baik. Dalam rapat tersebut, para pemangku kepentingan merumuskan program-program yang dapat mendorong peserta didik mengembangkan dirinya. []
Ditulis oleh: Tim Humas GIS 3 Jogja

