Yogyakarta – Libur panjang Hari Raya Idul Fitri telah usai. Senin, 30 Maret 2026, para pendidik dan tenaga kependidikan (tendik) Global Islamic School 3 Yogyakarta (GIS 3 Jogja) kembali memulai aktivitasnya di sekolah.
Di hari pertama masuk, GIS 3 Jogja ikut merayakan hari kemenangan umat Muslim tersebut dengan menyelenggarakan kegiatan Halal Bihalal yang dilaksanakan di basemen Primary pada pukul 08.00–14.00 WIB.
Nada, Rasa, dan Jabat Tangan Kebersamaan
Pada pagi yang cerah itu, sekolah seolah kembali hidup. Wajah-wajah para pendidik dan tendik hadir dan menghiasi setiap sudut ruang. Canda tawa mereka menggantikan keheningan yang selama beberapa minggu terakhir menyelimuti seisi sekolah.

Sekitar pukul 08.00 WIB, satu per satu pendidik dan tendik tiba di area basemen Primary. Tangan mereka menenteng wadah-wadah berisi makanan khas dari kampung halaman masing-masing.
Meja registrasi seketika dipenuhi beragam makanan berbagai rupa dan rasa. Ada yang membawa sate Ponorogo, belalang goreng khas Gunungkidul, dan Yangko, makanan khas Yogyakarta. Ragam makanan khas tersebut menjadi simbol pluralitas individu di lingkungan sekolah sekaligus jembatan untuk saling mengenal budaya daerah satu sama lain.
Setelah mengisi presensi dan menyerahkan makanan bawaan kepada tendik yang bertugas, mereka masuk ke basemen, mencari tempat yang nyaman untuk mengikuti rangkaian kegiatan hingga tuntas.

Halal Bihalal dibuka dengan persembahan penampilan dari setiap unit. Primary menjadi unit yang pertama tampil. Suara nyanyian yang lembut nan merdu dari Ms. Ulfa dan Mr. Ari berhasil membuat para audiens turut larut dalam suasana syahdu yang tercipta.
Penampilan berikutnya hadir dari unit Playgroup-Kindergarten (PG-K). Terbiasa ceria dengan anak kecil membuat teachers PG-K mempersembahkan penampilan yang menghibur pula, yaitu gerak berirama.
Sesi penampilan unit ditutup oleh band dari teachers Junior High School (JHS). Mereka membawakan dua lagu bertema islami. Iringan alat musik membuat suasana kian menyenangkan seakan mengajak audiens untuk ikut bernyanyi.

Seselesainya penampilan yang memukau dan menyenangkan dari seluruh unit, kegiatan mulai memasuki agenda yang lebih formal, dimulai dengan tilawah, bare witness, dan menyanyikan lagu Indonesia Raya serta Mars GIS.
Ms. Aini, selaku Direktur GIS 3 Jogja, menjadi pengisi agenda berikutnya. Beliau menyampaikan sepatah sambutan kemudian dilanjutkan dengan membaca ikrar Halal Bihalal yang juga diikuti oleh seluruh audiens.
Agenda selanjutnya adalah mauidhoh hasanah oleh pimpinan yayasan Sunni Global Darussalam, Ibu Dr. Henny Widiyanti. Pada kesempatan ini, Ibu Henny menggambarkan GIS 3 Jogja sebagai anak kecil yang kompetitif dan ambisius untuk menang.

Melalui metafora “anak kecil” itu, beliau mencoba menyampaikan harapannya agar GIS 3 Jogja semakin maju dan mampu bersaing di dunia pendidikan, meski usianya cenderung masih muda dibanding sekolah lain. Selain itu, Ibu Henny juga menegaskan pentingnya peran pendidik untuk membentuk generasi masa depan yang cerdas dan kompeten.
Usai meresapi nasihat-nasihat Ibu Henny, seluruh pendidik dan tendik melakukan musafahah atau berjabat tangan. Mereka berjalan memutar hingga terbentuk lingkaran besar di basemen. Tangan-tangan terulur, wajah-wajah berseri, ucapan “Mohon maaf lahir dan batin” tak henti terucap, menunjukkan permintaan maaf yang tulus di hari kemenangan.
Halal Bihalal hari itu ditutup dengan makan bersama. Ada yang langsung mengerubungi meja yang dipenuhi makanan khas daerah, memilih beragam makanan yang paling menggugah selera untuk dimakan bersama teman-temannya.

Sementara itu, tidak sedikit pula yang langsung menyerbu nasi dan segenap lauk pauk yang tersaji di depan perpustakaan. Piring-piring terisi penuh, siap mengenyangkan perut-perut yang telah lapar sejak pagi tadi.
Ruang Refleksi, Ruang Kebersamaan
Halal Bihalal merupakan salah satu momen penting bagi seluruh warga GIS 3 Jogja. Ini adalah kesempatan bagi setiap orang untuk merefleksikan kesalahannya dan saling bermaaf-maafan.
Kegiatan ini juga menjadi ruang bagi pendidik dan tendik untuk lebih mengenal satu sama lain sehingga hubungan antarkaryawan menjadi lebih erat, dekat, dan hangat. Harapannya, Halal Bihalal dapat terus berlanjut dengan agenda yang senantiasa reflektif dan interaktif. []

Ditulis oleh: Tim Humas GIS 3 Jogja

