GIS 3 Jogja Invests in Leadership Development Through Educational Leadership Training

Leaders dan Pak Agus berfoto bersama usai kegiatan training selesai

Yogyakarta – Seluruh leaders Global Islamic School 3 Yogyakarta (GIS 3 Jogja) terus mengembangkan kemampuan kepemimpinannya melalui penyelenggaraan kegiatan training  atau pelatihan.

Seperti yang dilaksanakan pada hari Rabu, 22 Juli 2026, misalnya, leaders mengikuti kegiatan Educational Leadership Training (Pelatihan Kepemimpinan Pendidikan). Kegiatan yang diikuti oleh seluruh leaders ini berlangsung pukul 08.30–11.00 WIB di Lab. Science Primary.

Pelatihan Kepemimpinan: Membentuk Leader yang Adaptif dan Kompeten

Sejak pukul 08.30 WIB, leaders sudah menempatkan diri di meja-meja yang disusun melingkar di Lab. Science. Tidak lama kemudian, Mr. Waluyo Jati, Kepala Bagian PSDM GIS 3 Jogja, mengawali kegiatan dan memperkenalkan seluruh leaders yang hadir di ruangan itu.

Potret Mr. Jati membuka kegiatan Educational Leadership Training
Potret Mr. Jati membuka kegiatan Educational Leadership Training (Dokumentasi Tim Humas GIS 3 Jogja)

Training kali ini menghadirkan seorang Widyaiswara dari Balai Besar Guru dan Tenaga Kependidikan (BBGTK) D. I. Yogyakarta, yaitu Bapak Agus Dwi Wibawa, S.Pd., M.Si.. Beliau membawakan materi bertema “Kepemimpinan dan Manajerial Kepala Sekolah”.

Riuh tepuk tangan menyambut Pak Agus yang bersiap memaparkan materi yang telah beliau siapkan. Secara garis besar, ada empat materi yang disampaikan, yaitu Kepemimpinan vs Manajerial, Kepemimpinan Perubahan, Kepemimpinan Pembelajaran, dan Kepemimpinan Pembelajaran dalam Implementasi Pembelajaran Mendalam (PM).

Pada materi pertama, Pak Agus menjelaskan tentang perbedaan antara pemimpin dan manajer serta kepemimpinan sekolah dan manajemen sekolah. Selain itu, dijelaskan juga mengenai jenis kepemimpinan, strategi kepemimpinan yang efektif, dan pentingnya rapor pendidikan sebagai landasan untuk memperbaiki kualitas pendidikan.

Pak Agus, Widyaiswara dari BBGTK DIY, menjadi pembicara pada training leaders kali ini
Pak Agus, Widyaiswara dari BBGTK DIY, menjadi pembicara pada training leaders kali ini (Dokumentasi Tim Humas GIS 3 Jogja)

Di sini, Pak Agus menegaskan bahwa sebagai leader dan pendidik, kita harus bisa membangun hubungan baik dengan semua pihak berkepentingan, mencakup siswa, guru, staf, hingga orang tua.

Kepemimpinan Perubahan didefinisikan sebagai upaya menciptakan kondisi baru untuk mengembangkan hubungan guru dengan siswa. Selain itu, Pak Agus juga menjelaskan tahapan yang mungkin dialami sepanjang perubahan, meliputi denial, anger, bargaining, depression, dan acceptance.

Ketika membahas mengenai Kepemimpinan Pembelajaran, Pak Agus mengajak leaders mencermati suatu video bertajuk Sam I Am yang berkisah tentang distribusi kerja untuk meningkatkan kualitas proses belajar.

Potret Mr. Adam, Koordinator Wakil Kepala Sekolah Primary, sedang menyampaikan pendapat tentang materi yang dipaparkan
Potret Mr. Adam, Koordinator Wakil Kepala Sekolah Primary, sedang menyampaikan pendapat tentang materi yang dipaparkan (Dokumentasi Tim Humas GIS 3 Jogja)

Materi terakhir, Kepemimpinan Pembelajaran pada Implementasi PM, menguraikan seputar kriteria keunggulan sekolah serta sekolah model atau percontohan. Pembahasan tersebut memperkuat pemahaman mengenai implementasi kepemimpinan pembelajaran.

Berlangsung dalam suasana yang santai, tetapi tetap fokus dan interaktif, training ini memberi kesempatan bicara yang sama untuk para leader. Mereka menanggapi setiap materi melalui refleksi dari apa yang terjadi di GIS 3 Jogja.

Sebagai penutup, Ms. Aini menyerahkan merchandise kepada Pak Agus kemudian dilanjutkan dengan foto bersama seluruh leaders. Dari training kepemimpinan ini, leaders pulang membawa satu lagi ilmu baru yang bisa diaplikasikan dalam cara kerja mereka.

Ms. Aini menyerahkan merchandise GIS 3 Jogja kepada Pak Agus
Ms. Aini menyerahkan merchandise GIS 3 Jogja kepada Pak Agus (Dokumentasi Tim Humas GIS 3 Jogja)

Terus Belajar, Terus Bertumbuh Sebagai Leader

Dalam perannya sebagai pemimpin, para leader harus memiliki strategi kepemimpinan yang efektif, mulai dari bersikap komunikatif, mau terus belajar mengembangkan dirinya, membangun lingkungan yang positif, dan memberi umpan balik kepada orang lain. Leaders yang baik akan menghasilkan tim yang berhasil pula.

GIS 3 Jogja menyadari pentingnya hal tersebut. Pelatihan kepemimpinan yang secara berkala diselenggarakan menjadi salah satu cara yang ditempuh sekolah untuk terus mengembangkan potensi jajaran pimpinan. Harapannya, melalui kegiatan ini, akan terbentuk lingkungan profesional yang positif dan bermakna. []

Ditulis oleh: Tim Humas GIS 3 Jogja

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *