Yogyakarta – Guru dan karyawan Global Islamic School 3 Yogyakarta (GIS 3 Jogja) mengakhiri minggu ini dengan suatu kegiatan yang bermanfaat dan menguatkan spiritualitas, yaitu Pembinaan Guru dan Karyawan.
Kegiatan tersebut diselenggarakan di penghujung minggu sebagai penutup aktivitas bekerja selama satu pekan ini. Multipurpose Hall Junior High School (JHS) menjadi ruang tempat berkumpulnya seluruh warga sekolah pada hari Jumat (02/10) sore itu.
Pembinaan kali ini mengangkat tema yang begitu mendalam: “Urip Iku Urup (Hidup Sebaiknya Memberi Manfaat)”. Bersama Ustazah Dra. Hj. Eny Harjanti, seluruh audiens menguak makna tema tersebut.
Menjadi Cahaya dari Hal-Hal Sederhana
Ustazah Eny mengutip dalil-dalil dari hadis dan ayat-ayat Al-Qur’an untuk memaknai istilah “urip iku urup”. Pada dasarnya, istilah tersebut menuntun kita untuk senantiasa berbuat baik dan membawa manfaat bagi sekitar.

Kebaikan yang kita tanam hari ini, akan terus dipetik oleh orang lain, bahkan setelah kita tiada kelak. Bagi para pendidik, ilmu yang diajarkan dan diterapkan oleh muridnya akan menjadi amal jariyah yang terus mengalir.
Nasihat-nasihat dari ustazah terasa begitu lembut, menyentuh hingga relung hati seluruh audiens. Para guru dan karyawan yang hadir sore itu mendengarkan dengan saksama, menghayati setiap petuah yang disampaikan.
Sesi berikutnya bersifat reflektif. Audiens diajak untuk merenungi dan melihat ke dalam dirinya sendiri, menjawab serangkaian pertanyaan tentang niat, sikap terhadap siswa, hubungan dengan rekan kerja, dan pemanfaatan waktu yang seluruhnya dikaitkan dengan kebermanfaatan diri sebagai individu.
Berangkat dari jawaban atas pertanyaan tersebut, ustazah mengajak kita melangkah demi memberi manfaat kepada sesama. Beliau mencontohkan lewat peristiwa-peristiwa yang dekat dengan keseharian, seperti menyapa rekan kerja sebelum pulang dan mengembangkan kelebihan yang dimiliki murid.

Momen tanya jawab memberi kesempatan kepada guru dan karyawan untuk menemukan jawaban atas pertanyaan yang terlintas di benaknya. Melalui pertanyaan yang diajukan oleh seorang guru PG-K, para audiens belajar memahami cara agar selalu istikamah memberi manfaat dalam hidup.
“Jangan tunggu menjadi orang besar untuk memberi manfaat. Mulailah dari tempatmu berdiri, dari hatimu yang tulus, dari hal kecil yang konsisten,” tutur Ustazah Eny, menutup pembinaan hari ini dengan kata-kata yang bijak dan inspiratif.
Urip Iku Urup: Secercah Asa untuk Menjadi Terang
Pada hakikatnya, hidup orang beriman sebaiknya memberi manfaat kepada sekitar, layaknya semangat “Urip Iku Urup” yang diangkat sebagai tema pembinaan kali ini. Kehadiran kita di GIS 3 Jogja pun demikian, diharapkan bisa membawa manfaat bagi seluruh warga sekolah.
Pelatihan ini membawa secercah asa agar para guru dan karyawan bisa menjadi nyala yang memberi terang. Harapannya, semangat untuk terus memberi manfaat bisa terus diterapkan, baik di sekolah maupun masyarakat umum. []

Ditulis oleh: Tim Humas GIS 3 Jogja

